Mengelola Amarah




Daun yang telah gugur tak akan kembali ke dahannya, tapi dahan yang telah patah ada saatnya kan bersemi kembali.

Luka,tersakiti dan kecewa pasti pernah kita rasakan. Jika penoreh luka itu adalah seseorang yang sejatinya ingin menjaga kita, mengingatkan kita dan membawa kita dalam ketaatan, maafkanlah...jangan biarkan diri ini larut dalam murka, emosi, kecewa dan mengikis keikhlasan.

Gugurkanlah rasa marah seperti daun-daun yang berjatuhan menjelang musim dingin, perbaharuilah hati ibarat dahan yang meski telah patah, namun energi positif memampukannya melahirkan daun daun muda yang akan tumbuh menjadi pohon yang kokoh, kuat dan tak mudah tumbang meski badai menghadang.

Maafkan...maafkan..maafkan, tak inginkah kita meraih pahala seperti yang diriwayatkan Ibnu Majah berikut: "Barangsiapa menahan amarahnya padahal dia mampu untuk melakukan –pembalasan– maka Allah lakan memanggilnya di hari kiamat di hadapan para makhluk sehingga memberikan pilihan kepadanya, bidadari mana yang ia inginkan.”

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔