Soalan Seputar Fidyah


Sebelum membahas soal fidyah, saya mau cerita sedikit kenapa tulisan ini dibuat. Ceritanya kemarin kakak tertua saya sharing soal penyakit lamanya yang tiba-tiba datang. Ya, kakak sakit lupus sejak 2005 lalu, lupus sendiri adalah penyakit inflamasi kronis yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang keliru sehingga mulai menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Inflamasi akibat lupus dapat menyerang berbagai bagian tubuh, misalnya: Kulit. Sendi (sumber: http://www.alodokter.com/lupus/). Intinya, penderita lupus ini kekebalan tubuhnya alias antibodinya yang harusnya melindunginya dari serangan benda asing, justru menyerang tubuhnya. 

Khusus untuk lupusnya kakak, pernah langganan masuk rumah sakit bahkan sempat hampir koma di ICU RSCM. Alhamdulillah berkat kepasrahan yang tak berkesudahan hingga kini, kakak tetap bertahan. Namun sudah seminggu ini, tiba-tiba lupusnya kembali kambuh dan menyerang kulit. Awalnya dokter menduga sakitnya kakak karena digigit serangga, namun belakangan fixed itu efek lupusnya yang kembali menyapa, hehe. Kulitnya seperti luka bakar, gatal-gatal dan badannya selalu lemas. Sedihnya, ujian yang dialami kakak terjadi di bulan puasa dan mengharuskannya untuk rutin minum obat. Praktis, kakak tidak ikut puasa dan entah sampai kapan kondisinya back to normal. Melihat kondisinya, saya menyarankannya untuk membayar fidyah selain kakak tetap akan mengupayakan puasa jika kondisinya sudah mendingan. 

Apa itu Fidyah?

Fidyah adalah memberikan makanan kepada fakir miskin setiap hari, dengan takaran sebanyak 1 mud (lebih dari 6 ons). Ketentuan ini didasarkan QS al-Baqarah (2) ayat 184], juga hadis dari Ibnu ‘Abbas,“Siapa saja yang telah sangat tua dan tidak sanggup berpuasa Ramadhan, maka ia memberi fidyah sehari sebanyak 1 mud gandum.”(HR al-Bukhari). *

Siapa saja yang diwajibkan mengeluarkan fidyah? mereka adalah orang yang tidak mampu bepuasa (QS. al Baqoroh:184) semisal lelaki dan perempuan yang tua renta, orang sakit yang sakitnya menyebabkan dia tak mampu melaksanakan puasa dan kesembuhannya tidak bisa diharapkan lagi, yang kedua yang wajib fidyah adalah orang yang mati tapi masih menyisakan hutang puasa. Dalam hal ini sebenarnya menjadi pilihan bagi keluarganya(wali si mayit) membayar fidyah atau menqodo puasa yang ditinggalkan si mayit. Yang ketiga adalah laki-laki yang sengaja menyetubuhi istrinya di siang hari di bulan Ramadan namun ia tidak mampu membayar denda dengan berpuasa dua bulan berturut-turut.

Cara membayarnya adalah dengan memberikan bahan makanan pokok sebesar 1 mud yang setara dengan 544 gram (hampir setengah kg) untuk satu hari yang ditinggalkan dan diserahkan kepada orang yang terkategori fakir dan miskin. Jadi tergambar bahwa kakak perharinya memberikan setengah kilogram beras kepada fakir miskin yang membutuhkan atau mengakumulasi berapa banyak hari yang ditinggalkan lalu memberikan berkilogram beras tadi kepada fakir mskin. Namun demikian, yang saya salutkan adalah kakak tetap berupaya untuk berupaya mengqodo puasa selepas Ramadan nanti karena merasa yakin bahwa ia mampu untuk berpuasa sesembuhnya ia dari sakit. Tak apalah, InsyaAllah membayar fidyahnya untuk berjaga-jaga manakala lupus masih setia menggerogotinya..hiks...

Akhirnya, saya bersyukur bahwa Allah masih memberikan kesehatan untuk berpuasa dan terus belajar memahami hukum-hukum seputar puasa, yang memang wajib untuk kita pelajari dan pahami hingga nanti. Robbi zidni ilman warzuqnii fahman, Ya Alloh, tambahkanlah ilmu pengetahuanku dan berilah aku kefahaman. Aamiin...





*Sumber: 
  • https://hizbut-tahrir.or.id/2016/05/31/hukum-hukum-penting-seputar-ramadhan/
  • Sistem Ekonomi Islam, Taqiyuddin An-Nabhani
  • Tuntunan Puasa berdasarkan Alqur'an dan Hadits

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔