Cara Membuat Slime ala Khalil

1 Comment
Slime yang berarti lendir adalah segumpal bahan yang lengket dan berguna untuk membersihkan perangkat elektronik semisal laptop, selain sebagai pembersih perangkat keras, slime aman digunakan untuk dimainkan oleh anak usia SD. Khalil, si sulung yang kini duduk di kelas 3 SD belum lama ini dapat tugas bikin slime di sekolah dengan gurunya. Pulangnya langsung heboh, dia ajak beberapa temannya untuk bekerja kelompok membuat slime sekadar untuk dimainkan, bukan dalam rangka menjalankan tugas negara, eh tugas sekolah.

Ternyata setelah saya amati membuat slime itu tidaklah sulit, bahan-bahannya aman. Hanya satu kekurangannya, lengket! tapi kalo nempel di baju bisa dibersihkan kok, tenang aja. Baiklah, tak mau berlama-lama berikut ini cara membuat slime ala Khalil. Lets share your knowledge with Blog Emak Gaoel and Smartfren, selamat menyaksikan yaa.







Tanggal Tua? Tak Perlu Risau Selama Ada MatahariMall

4 Comments

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.

mataharimall-kompetisi

Tanggal tua biasanya jadi momok yang menakutkan bagi ibu rumah tangga tak terkecuali saya. Rasanya catatan pengeluaran bulanan selalu berbeda dengan praktiknya, alias planning tidak terealisir dengan baik. Kalau sudah begitu, strategi paling jitu adalah mengencangkan ikat pinggang saat belanja kebutuhan dasar rumah tangga.

Saya tidak membiasakan diri berbelanja bulanan di awal bulan. Biasanya, kalau kebutuhan rumah tangga macam dapur dan sumur, mengikuti kapan habisnya pemakaian saja. Sayapun jarang sekali menyetok barang, kalau habis barulah ngibrit ke minimarket terdekat. Hanya saja, seringkali kehabisan barangnya terjadi di tanggal tua, dimana saya harus berpikir keras agar uang belanja semacam lauk pauk dan sayur mayur tidak diotak atik, namun sabun mandi dan sabun cuci terbeli meski agak tercekik. 

Ya, begitulah dinamika ibu sebagai pengatur rumah tangga. Jika tak pandai mengelola, ibu akan stress dan berdampak pada banyak hal. Uring-uringan, bahkan kerapkali anak jadi sasaran hanya karena mood yang gak stabil akibat kantong uang yang mengecil. Maka tak heran dengan maraknya berita-berita kriminal yang melibatkan seorang ibu sebagai pelaku utamanya karena depresi terhimpit ekonomi. Tapi tetap ya, tidak bisa kita maklumi ibu yang bebuat keji gara-gara masalah ekonomi.

Sebenarnya, banyak sekali hal-hal bijak ketika merasa keuangan keluarga begitu sulit terutama menjelang tanggal tua. Saya pribadi memilih untuk banyak bersyukur atas segala nikmat yang sudah didapat. Selain itu ketika berencana membeli sesuatu (ditanggal tua) pastikan dulu, apakah hanya sekadar keinginan atau kebutuhan? Langkah selanjutnya menurunkan 'grade' barang. Misalkan biasanya kita pakai sabun cair untuk mandi, ya dengan lapang dada menggantinya dengan sabun mandi batangan yang kualitasnya tak kalah jauh dengan sabun mandi idaman, toh sama-sama sabun kan ya? Selain meurunkan 'grade' barang, mulailah mencari tempat belanja yang ramah di kantong. Bisa offline, bisa juga belanja via online. Sama saja kok, apalagi kalau ada promo khusus di tanggal tua patut dipertimbangkan tempat belanja online yang recommended, tak perlu capek tinggal klik, barang pun tak lama datangnya.

Adalah MatahariMall.com yang punya program sekreatif ini, bak oase di tengah gurun tempat belanja online  ini seakan mendengar suara hati ibu rumah tangga yang kerap 'sesak' ditanggal tua. Dengan jargon 'Gue Mau Tobat' (jujur saya kurang sreg dengan kata ini, karena istilah tobat tak bisa sembarang digunakan lho) tapi jadi bikin penasaran, sebenarnya kita disaranin tobat dari apa siy? Nah, jawabannya bisa dilihat pada kisahnya Budi yang sadar diri gak mau lagi hidup boros, bikin Budi sengsara. Di klip ini Budi kelihatan nelangsa banget, hahaha...



Oh iya, endingnya kisah Budi, dia bahagia! Karena program tanggal tua dari matahariMall.com  bikin hati bahagia. Harganya miring dan banyak diskonan, saya sudah membuktikan dan membandingkannya dengan harga dipasaran. Tidak percaya? dicoba saja. Lantas, bagaimana caranya?

Baiklah, pertama kita kenalan dulu dengan MatahariMall ya. MatahariMall merupakan situs belanja online terbesar di Indonesia yang tak henti-hentinya membanjiri konsumen dengan berbagai macam promo belanja online. Barang apa saja yang ditawarkan? Buanyakk, mulai dari kebutuhan rumah tangga, alat elektronik, fashion bahkan jam tangan! MatahariMall juga memanjakan konsumen dengan promo di momen-momen special semisal Lebaran, Harbolnas dan hari besar lainnya. Diskon yang ditawarkan pun gede-gedean, alamaaak!

Langkah selanjutnya, kunjungi link ini nanti akan muncul gambar seperti di bawah ini


Sudah? Nah, kalo sudah kita bisa langsung pilih produk-produk yang akan dibeli sesuai kebutuhan. Ada dua opsi dari link yang ditampilkan ditempat di program ini, Deals anti mahal yang menjual produk-produk dengan harga yang sudah didiskon dan kita tinggal pilih sesuai kebutuhan, satunya lagi adalah program Flash Sale yang menjual 12 produk dengan harga terbaik (diskonnya gede pula), penasaran?   Buruan meluncur ke MatahariMall yaa, selamat berbelanja!



Sudah Matikah Nurani Manusia Saat Ini?

Add Comment



Belum genap sebulan, kemarin tragedi berdarah kembali terjadi di negeri ini. Setelah 2 Mei lalu dunia pendidikan kita tercoreng dengan aksi nekat mahasiswa yang membantai dosennya, kali ini seorang putri kandung tega menghabisi nyawa ayahnya, hanya karena persoalan 'sepele', cinta tak direstui. Tragedi berdarah yang terjadi di Gorontalo ini sontak membuat geger masyarakat sekitar, dan tentu saja dunia maya. Beberapa jam pasca tragedi, di medsos netizen mulai share foto-foto korban dan menyebut dengan jelas nama-nama pelaku, yang tak lain adalah putri kandung korban dibantu pacarnya.

Ya, it'is going viral! Dan sebelum mengkritisi kasus ini, hati kecil saya berharap agar foto-foto korban yang berlumuran darah tidak dishare oleh netizen, tapi harapan hanya tinggal harapan. Tampaknya foto2 semacam ini tengah 'digandrungi' di dunia maya. Prihatin...


Back to the case, kasus anak menghabisi nyawa orang tua memang sudah pernah atau bahkan nyaris sering terjadi di tengah masyarakat kita, namun untuk yang satu ini terbilang sadis. Si anak yang notabene perempuan, membuat skenario hingga akhirnya sang ayah yang seharusnya dia hormati, tega dibantai tanpa nurani. Tak perlulah saya jelaskan kronologisnya, tak tega melihat fotonya dan silakan searching sendiri. Saya hanya ingin bertanya pada diri, sudah sedemikian parahkah krisis nurani di negeri ini?....


Agama sebagai pondasi seolah hanya menghiasi kamar pribadi, atau rumah ibadah yang kian sepi. Setelahnya, Allah benar-benar dilupakan. Maksiyat, membunuh bahkan mencederai perasaan saudaranya dianggap hal yang lumrah, naudzubillah. Ups, saya lupa...Indonesia bukanlah negara agama, yang dari atas hingga ke bawah (pemerintah hingga masyarakatnya) menjadikan agama sebagai satu-satunya standar dalam menilai perbuatan, atau menghukumi perbuatan. Sehingga hukum seolah bebas nilai, tergantung isi kepala masing-masing individu. Jadinya ya begini, individunya agamis, masyarakatnya religius namun hukum runcing ke bawah tumpul ke atas.


Sebagai muslim, saya mendambakan Islam bergema tak sebatas di mushola, namun hendaknya menjadi pemutus setiap masalah karena sifatnya yang Rahmatan Lil Alamin. Islam bukan hanya sebagai agama ruhiyah, tetapi sebagai sistem hidup atau way of life yang bisa diterima oleh semua kalangan pun bagi non muslim. Tak percaya?...mari kita kaji bersama. #YukNgaji *promo


Lantas, bagaimana sebenarnya pandangan Islam mengenai hal ini?

Pertama, dilihat dari posisi si anak, maka jelas dia telah berbuat durhaka pada orang tuanya. Banyak sekali ayat dalam Al-Qur'an dan hadits yang membahasnya. Diantaranya:

Tuhanmu telah mewajibkan agar kalian tidak menyembah selain Dia dan agar kalian berbuat baik kepada kedua orang tua (TQS al-Isra’ [17]: 23).*

Durhaka kepada orang tua adalah dosa besar sebagaimana dinyatakan oleh Nabi SAW bersabda,“Maukah kalian aku beri tahu dosa besar yang paling besar: Menyekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.” (HR al-Bukhari dan Muslim).*

Perhatikanlah, bagaimana Rasul SAW mengaitkan sikap buruk dan durhaka kepada kedua orang tua dengan sikap menyekutukan Allah SWT. Rasul SAW juga bersabda, “Andai Allah menginformasikan ada yang lebih remeh dari sekadar mengucapkan kata “Ah!” (kepada kedua orang tua) maka pasti Allah akan melarang hal demikian. Karena itu lakukan saja oleh orang yang durhaka kepada kedua orang tua apa saja yang mereka inginkan, niscaya mereka tidak akan pernah masuk surga. Lakukan pula oleh orang-orang yang berbakti kepada kedua orang tua apa saja yang mereka kehendaki, niscaya mereka tidak akan pernah masuk neraka selama-lamanya.” (Adz-Dzahabi, Al-Kaba-ir, I/14).*

Terkait durhaka kepada kedua orang tua, Kaab al-Ahbar pernah ditanya, “Apa yang dimaksud dengan durhaka kepada kedua orang tua?” Ia menjawab, “Yaitu jika ayah atau ibunya membagi sesuatu kepada dia, dia tidak menerimanya dengan baik; jika keduanya memerintah dia, di tidak melakukannya; jika keduanya meminta kepada dia, dia tidak memberi; jika keduanya memberi amanah, dia tidak tunaikan.” (Adz-Dzahabi, Al-Kaba-ir, I/14).*

Abu Hurairah ra. berkata bahwa Rasul SAW pernah bersabda, “Ada empat kelompok manusia yg menjadi hak Allah untuk tidak memasukkan mereka ke dalam surganya dan mereka tidak akan menikmati sedikitpun nikmat surga di dalamnya: pemeras khamar, pemakan riba, pemakan harta anak yatim secara zalim dan orang yang durhaka kepada kedua orang tua—jika mereka tidak bertobat.” (Adz-Dzahabi, Al-Kaba-ir, I/14)*

Adapun terkait menghabisi nyawa manusia dengan berencana, maka Islam berlaku hukum qishash bagi pelakunya, qishash disini artinya para pelaku dihukum dengan dibunuh balik seperti apa yang telah mereka lakukan terhadap korban. Dalilnya adalah:

“Barangsiapa terbunuh, maka walinya memiliki dua hak; memberikan pengampunan, atau membunuh pelakunya.”

“Seandainya penduduk langit dan penduduki bumi berserikat dalam (menumpahkan) darah seorang Mukmin, sungguh Allah swt akan membanting wajah mereka semua ke dalam neraka”.[HR. Imam Turmudziy]

Sesungguhnya Umar ra menjatuhkan sanksi bunuh kepada lima atau tujuh orang yang berserikat dalam membunuh seseorang; yang mana mereka semua membunuh seorang laki-laki dengan tipu daya”.[HR. Imam Malik]

Riwayat-riwayat di atas menunjukkan; jika sekelompok orang bersekutu, dua orang, atau lebih untuk membunuh seseorang, semuanya dikenai sanksi. Semuanya harus dikenai sanksi pembunuhan meskipun pihak yang terbunuh hanya satu orang (http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/21/hukum-islam-atas-bersekutu-dan-berserikat-dalam-pembunuhan/)

Berdasarkan dalil-dalil di atas terkait dengan pandangan Islam dan bagaimana hukumnya terhadap pelaku pembunuhan berencana, seharusnya membuat kita takut untuk melanggar seluruh syariatnya, semoga negara semakin tegas menjaga moral bangsa dan semakin tegas terhadap pelaku maksiyat yang saat ini semakin merajalela.

* Sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2009/06/21/hukum-islam-atas-bersekutu-dan-berserikat-dalam-pembunuhan/ dan http://hizbut-tahrir.or.id/2015/05/07/mendurhakai-orang-tua-menuai-petaka/