Kala Si Kecil 'Hobi' Menangis dan Minta Gendong


Nangis is Issam's middle name. Well, setidaknya itu yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini. Meski sikap saya selalu sama, yaitu bersabar dan teruus bersabar tapi saya tergelitik untuk menelisiknya lebih dalam, what happened aya naon atuh kang Issam nu kasep and bageur?...

Jadi ceritanya, sudah hampir seminggu ini Issam selalu menangis, dan nangisnya ada runutannya dan itu rupanya sudah terpolakan. Biasanya diawali dengan lambatnya umi merespon, atau memaksanya memakai sesuatu yang ia tidak mau(biasanya minyak telon). Pecahlah tangisnya, marah, jerit2 dan berakhir dengan drama merenung di dalam kamar seorang diri(kadang Issam, kadang saya).

Eits, tapi saya mulai mengevaluasi ketidak efektifan hukuman jenis ini. Pertama, Issam masih terlalu kecil untuk hal itu, alih2 dia merenung di kamar yang ada malah tambah jerit dan trauma. Yang kedua, ada hal yang lebih mulia yang sebenarnya bisa saya lakukan, and it's a must!

Issam bisa diajak diskusi. Ini sebenarnya potensi yang bisa menjadi point awal saat saya akan mencari tahu penyebab nangisnya Issam. Minimal kita bisa mengorek mulutnya sendiri penyebab kenapa ia menangis. Kadang sebenarnya ia hanya ingin pipis, ingin diperhatikan bahkan hanya ingin sekadar dipeluk. Oke, step ini sudah dan sedang saya lakukan. Namun, merujuk pada tulisan dari sebuah artikel di majalah versi online ayah bunda, ternyata banyak banget penyebab anak rewel dan selalu minta gendong.

Pertama, bisa jadi anak lelah dan mengantuk. Dan ini sepertinya Yang terjadi pada Issam, biasanya diawali dengan selalu minta digendong, minta susu lalu minta bobo, drama terjadi kalau saya gak buru2 merespon, baiklah untuk seterusnya umi akan cepat tanggap, Nak. Kalo kejadiannya pas lagi ngaji, biasanya saya alihkan dengan makanan atau main bersama Teman yg lain, tapi kalo lagi di rumah, ya sesuai pakem: gendong, dan antar ke kamarnya untuk tidur.

Kedua, ada kondisi Yang membuatnya tidak nyaman dan butuh penjelasan. Misalnya tiba-tiba mati lampu, didorong teman, suasana gaduh, Yang disana anak butuh penjelasan dan perlindungan.

Ketiga, butuh jaminan rasa aman saat bereksplorasi. Misalkan anak sedang main di ruang yang terpisah dengan kita, yakinkan bahwa kita tetap ada di sekitarnya. Kalo Issam? Nyusul saya saat sedang masak dan mencuci, narik tangan saya lalu minta ditemani dech. He he

Keempat, butuh kedekatan bukan sekadar pelukan. Kalo Yang ini semua sudah paham, jauhi gadget saat kita sedang bermain bersama anak. Mendingan baca buku dan libatkan mereka. Saya baru nekat gadgetan kalo issam lagi sibuk main dengan sepupunya, nenek atau budhe dan uwanya, meski akhirnya saya dicap gadgetan mulu, gimana nggak lha saat itulah saya baru benar2 pegang HP.

Sakit, kedinginan dan bosan juga bisa menjadi penyebab balita rewel,menangis dan ingin digendong. Semoga kita termasuk orang tua Yang sabar ya bunda, gak sekadar nyari jalan Pintas agar anak diam, tapi mencari penyebab agar hal itu bisa dituntaskan tidak hanya diredam. Kan anak juga manusia, jangan samakan dengan boneka. :)


Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔