Menyoal Halal-Haram Produk Indonesia





Belom kelar soal Solaria, netizen kembali dihebohkan dengan info seputar pengharum cucian. Berawal dari postingan netizen asal Malaysia bahwa Downy mengandung unsur babi, dan saat diklarifikasi langsung di page resmi Downy(Internasional), ternyata mereka membenarkan. Seperti pada foto berikut.
 

Publik jadi heboh, tertama di Malaysia. Bahkan kasus ini sudah sampai ke pihak Kemajuan Islam Malaysia (semacam MUI kalo di Indonesia). Downy Malaysia sendiri akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi seputar isu ini. Adapun di Indonesia, meski tidak seramai kehebohan Solaria, hingga malam tadi sudah banyak netizen yang mengonfirmasi langsung ke page resmi Downy Indonesia, berdasarkan pantauan, cukup banyak netizen yang menanyakan status kehalalan Downy dan memastikan apakah ada kandungan babinya atau tidak. 

Iya, menurut saya salah satu cara bijak merespon berita untuk memastikan hoax tidaknya adalah, dengan mengonfirmasi langsung ke sumbernya, termasuk soal produk2 downy ini. Berikut ini klarifikasi dari pihak Downy-nya: 

Produk Downy kami di Indonesia tidak mengandung atau dirancang berdasarkan dari bahan dasar babi. Produk Downy yang dipasarkan di Indonesia dirancang menggunakan bahan dasar berasalkan dari tanaman dan menghindari penggunaan bahan dasar dari binatang secara eksplisit. Produk Downy yang dipasarkan di Indonesia mempunyai formula yang berbeda dan dibuat di pabrik yang berbeda dari produk Downy yang dipasarkan di Amerika Serikat. Produk kami dirancang dan dibuat untuk memenuhi kebutuhan konsumen kami dimana produk tersebut dipasarkan. Kami menjamin kualitas tinggi untuk semua produk Downy dari seluruh pabrik kami. Semoga informasi ini dapat membantu. Salam.

Dan berikut ini klarifikasi dari Downy Malaysia: 

Ternyata, dari sisi bahan dasarnya, Downy Indonesia dan Downy Malaysia berbeda dengan bahan dasar Downy di Amerika. Oke, masih AMAN berarti. Tinggal satu masalah lagi, bagaimana dengan status kehalalannya, apakah sudah bersertifikat halal? Ternyata BELUM!! Teman2 bisa cek di laman page resmi Downy Indonesia ber dan untuk Downy Malaysia, pada sumber berikut http://suryamalang.tribunnews.com/…/dituding-pakai-bahan-le…. Untuk lebih jelasnya, bisa dibaca komentar2 pada postingan terbaru di page Downy Malaysia(meski saya sedikit penat baca tulisan berbahasa Malaysianya,hehe).

Jadi kesimpulannya:
1. Downy Indonesia dan Malaysia, pada bahan dasarnya tidak menggunakan babi dan mereka menghindarinya. Berbeda dengan Downy produk Amerika.

2. Meski tidak ada unsur babi di dalamnya, Downy Indonesia dan Malaysia belum memiliki serifikat Halal dari lembaga (Semacam) MUI.

Saya pribadi cukup lega karenanya, namun masih berharap Downy Indonesia maupun Malaysia segera memiliki sertifikat halal, agar konsumen semakin nyaman menggunakan produknya. Kok kesannya ribet banget, Ki? Ya iyalah, sebagai muslim kan semua perbuatan ada hukumnya, dan nantinya akan dimintai pertanggungjawaban sekecil apapun perbuatannya. Makanya saya jadi hati-hati dan kepo terhadap semua hal, semisal si Downy ini. Demikian update terkini yang bisa saya sampaikan. *berasa jadi jubir Downy sayanyah..


Share this :

Previous
Next Post »
17 Komentar
avatar

Memang kita harus waspada soal halal haram sebuah produk makanan, minuman, kosmetik dan lain lain

Balas
avatar

Mungkin bukan halal tidaknya kalau priduk yang tidak dikonsumsi tubuh, tapi suci atau tidaknya. Seperti produk makanan kucing fries*** mencantumkan label bersih dan suci karena memang tidak dikonsumsi manusia.

Balas
avatar

betul, terima kasih sudah mampir :)

Balas
avatar

Halal dan Thayib(Baik). Banyak makanan halal tapi tidak baik bagi tubuh, misalkan makanan kucing selama tidak mengandung zat yg diharamkan berarti kan halal ya? tapi nggak baik karena bukan konsumsi manusia,hehe...btw thanks masukannya ya

Balas
avatar

Jadi sebaiknya kita bgmn utk amannya? Apakah sebaiknya mnghidari produk downy utk berhati2 dan menghindari keragu2an?

Balas
avatar

Jika belum jelas statusnya,kalau saya pribadi lebih baik menghindari,ragu2 alias syubhat soalnya.

Balas
avatar

Tapi downy yg beredar di indonesia kan rata2 bikinan vietnam,nahh gimana tuh?kalo beneran ternyata mengandung bahan dasar lemak b*bi berarti brp bnyk mukena ma baju kudu dicuci pake tanah/pasir? Ato dibiarin aja krn kita ga tau.

Balas
avatar

Sepakat... untuk yg syubhat ditinggalkan aja dulu.
Saya termasuk pengguna setia downy. Alhamdulillah ada info ini....
Yg sudah trlanjur tidak perlu dicuci tanah (hukum sertu_mencuci 7x n salah 1nya dg tanah, berlaku untuk wadah(makanan/minuman) yg kena air liur anjing saja)

Balas
avatar

Sepakat... untuk yg syubhat ditinggalkan aja dulu.
Saya termasuk pengguna setia downy. Alhamdulillah ada info ini....
Yg sudah trlanjur tidak perlu dicuci tanah (hukum sertu_mencuci 7x n salah 1nya dg tanah, berlaku untuk wadah(makanan/minuman) yg kena air liur anjing saja)

Balas
avatar

saran saya, hal yang meragukan sebaiknya ditinggalkan. Saya prefer beralih ke produk lain sampai benar2 terjamin halal at least standar halal dari MUI. Kalau sudah terlanjur, tidak saya perlakukan sebagaimana kena najis, karena ya tadi, statusnya kan syubhat, belum tentu najis kan?

Balas
avatar

Yup, sepakat...thanks for the complement-nya sis :)

Balas
avatar

Baru liat beritanya... kalau begitu stop dlu pake downy nya.

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔